Rabu, 17 Oktober 2012

MASIH PANTASKAH AKU MENUNGGU?



Kamu, adalah alasan mengapa aku masih berdiri disini, menanti
Kamu, adalah alasan mengapa pintu haiku takkan kubiarkan sedikit pun terbuka
Kamu adalah alasan mengapa aku menunggu pagi dan tidur larut hanya untuk menemanimu hingga terjaga
Kamu, adalah alasan mengapa tak ada kesempatan lagi untuk cinta cinta yang lain

Namun kini dia hadir…………..

Lalu, untuk apa aku menunggu?
Jika yang kamu harapkan bukan lagi diriku
Untuk apa aku menunggu?
Jika senyum yang kau berikan bukan untukmu
Untuk apa aku menunggu?
Jika kebahagiaanmu dia, bukan lagi aku
Untuk apa aku menunggu?
Jika tak ada lagi ruang dihatimu untuk ku singgahi

Aku layaknya bunga ditepian jalan itu,
Haus akan sinar matahari dan hujan. Tanpa ada satu pun orang yang peduli
Aku hanyalah sang rumput liar,
Hanya tinggal menunggu waktu sampai tiba saatnya seseorang memangkas habis diriku
Aku hanyalah seekor kerbau,
Yang rela menjadi budak seorang majikan yang bernama cinta

Sedangkan kamu?
Kamu adalah khayalan, yang seketika hilang saat aku mengerjapkan mata
Kamu adalah angan, yang tak pernah dan tak akan bisa ku gapai
Kamu adalah ombak, yang mengikisku secara perlahan
Dan kamu adalah harapan
Yang tak selamanya akan menjadi kenyataan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar